Tampilkan postingan dengan label paling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label paling. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2014

6 Batu Paling Terkenal di Dunia

Batu adalah elemen alam yang keberadaannya seringkali diabaikan. Namun, batu bisa jadi sangat menarik. Baik dari sisi keindahannya, nilainya yang berharga, atau fungsinya yang integral dengan kehidupan manusia yang menggunakannya untuk mendirikan bangunan atau alat.

Tak sekedar itu, batu juga bisa berkaitan dengan sejarah dan sisi spiritual manusia. Setidaknya ada enam batu yang memiliki kisah tersendiri.

Berikut Enam Batu paling terkenal di muka Bumi:

1. Hajar Aswad

Di Mekkah, di tengah Masjidil Haram terdapat Ka’bah — arah kiblat salat umat muslim di dunia. Di sudut bangunan suci itu terdapat Hajar Aswad, batu hitam yang diyakini berasal dari surga. Konon, awalnya ia berwarna putih, namun dosa anak cucu Nabi Adam lah yang menjadikannya hitam.

Hajar Aswad terdiri dari delapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Ia memiliki aroma wangi yang unik. Ketika umrah atau haji, umat muslim berebut menciumnya — mengikuti tuntunan Nabi Muhammad.

Sejumlah orang menduga, batu itu adalah meteorit, namun dari mana pastinya batu itu berasal masih jadi perdebatan.

2. Batu Rosetta

Batu Rosetta adalah sebuah fragmen dari sebuah prasasti Mesir kuno yang bertuliskan sebuah dekrit yang dikeluarkan oleh para imam pada ulang tahun penobatan Raja Ptolemeus V (204-181 SM). Dekrit tertuang dalam tiga huruf: Hieroglif Mesir kuno, naskah kuno Mesir dan Yunani kuno.

Awalnya tertempel di sebuah kuil, Batu Rosetta lantas digunakan sebagai bahan bangunan di sebuah benteng di kota pelabuhan el-Rasyid atau Rosetta. Sebuah ekspedisi Perancis di Mesir menemukan batu itu pada tahun 1799.

Apa yang membuat batu Rosetta terkenal? Batu itu berperan dalam menguraikan hieroglif Mesir — yang kala itu belum mampu diterjemahkan. Jean-Francois Champollion mengumumkan terjemahan pertama dari hieroglif di atas batu Rosetta pada 1822.

Batu, yang beratnya sekitar 760 kilogram sekarang dipamerkan di British Museum — merupakan obyek paling banyak dikunjungi di sana. Batu itu menjadi milik Inggris pada tahun 1801 selama Perang Napoleon. Belakangan, pihak Mesir minta batu itu dikembalikan.

3. Batu Ayers, Uluru

Ayers Rock atau dikenal juga dengan nama Uluru adalah sebuah formasi batu berukuran besar di Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta, sekitar 350 km di barat daya kota Alice Springs, Northern Territory, Australia.

Uluru adalah benda keramat bagi para Aborigin dengan banyak mata air, gua, dan lukisan primitif. Ini adalah monolit — formasi besar yang terdiri dari batu tunggal atau batu — terbesar di dunia. Obyek ini ini juga terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

4. Batu Gibraltar

Batu Giblartar juga disebut dengan nama lain: Pilar Herkules atau Calpe. Adalah sebuah tanjung kapur raksasa yang terlihat di atas Selat Gibraltar, pintu masuk Laut Mediterania. Terletak di Gibraltar, di ujung barat daya Eropa di Semenanjung Iberia. Batu ini memiliki ketinggian 426 meter.

Menurut discoverGibraltar.com, nama ‘Giblartar’ diyakini berasal dari Bahasa Arab ‘Jabal Tarik’ yang berarti pegunungan Tarik.

5. Batu Blarney

Batu Blarney adalah serangkaian bebatuan biru yang terdapat di Benteng Blarney, yang letaknya 8 kilometer dari Cork, Irlandia. Legenda menyebutkan, siapa mencium batu ini akan mendapat karunia kelancaran berbicara.

Namun, tak mudah mencium batu itu. Para peziarah harus bersandar ke belakang sambil berpegangan pada pagar besi.

Ada banyak legenda yang menjelaskan asal usul batu ini. Menurut situs Blarney Castle, batu itu berasal dari Pulau Iona, Skotlandia. Batu itu konon menjadi tempat meletakkan jasad seorang santo yang hidup di pengasingan, St Columba. Batu itu kemudian dibawa ke daratan Skotlandia.

Ketika Raja Munster, Cormac MacCarthy mengirimkan pasukan Irlandia untuk mendukung Robert de Bruce dan pasukannya dalam pertempuran melawan Inggris di Bannockburn pada 1314, bagian dari batu itu diberikan kepada Irlandia sebagai ungkapan terima kasih.

6. Batu Plymouth

Batu Plymouth digunakan untuk menandai lokasi William Bradford dan para peziarah yang menemukan koloni Plymouth. Batu ini dicap dengan tahun kedatangan mereka ke dunia baru, 1620. Batu ini adalah simbol penting dalam sejarah Amerika Serikat.

Namun, kebenaran kisah batu itu diragukan karena jurnal Bradford dan sumber kontemporer lainnya tak menyebutkan batu itu. Tulisan pertama tentang batu itu dibuat satu abad kemudian. Batu yang sekarang dikenal sebagai Plymouth Rock ditahbiskan pada tahun 1774, saat penduduk kota itu tergerak oleh semangat Revolusi Amerika.

Batu yang ada saat ini diperkirakan hanya sepertiga dari ukuran aslinya. Sisanya yang hilang dipecah menjadi suvenir pada abad ke-18 dan ke-19.

Sumber : http://www.klikunic.com/2011/09/6-batu-paling-terkenal-di-dunia.html#ixzz1YRT3RlFm
Read More..

Kamis, 13 Maret 2014

7 Binatang Paling Lambat di Dunia

7. Koala (25mph)

Koala adalah mamalia marsupial yang bergerak perlahan-lahan dan binatang malam. Tangan dan kaki yang khusus disesuaikan untuk memanjat pohon. koala tidur di pohon-pohon kayu putih di siang hari. Koala adalah salah satu spesies yang dilindungi, tetapi terancam oleh hilangnya habitat
 
 
6. Gila Monster (15mph)
 
Gila Monster adalah spesies kadal besar, awalnya ditemukan di Amerika Serikat dan Meksiko utara selatan. Gila Monster memiliki kaki kuat dan cakar panjang yang digunakan untuk menggali. Gila monster menghabiskan sebagian besar waktu mereka di liang bawah tanah. Gila monster biasanya makan tikus, kelinci bayi, dan telur burung burung yang ditemukan di dalam tanah.
 
 
5. Manatee (13mph)
 
Manate adalah mamalia laut yang besar dan manate juga dikenal sebagai sapi laut. The manate mempunyai berat rata-rata lebih dari 500kg dan dapat tumbuh lebih dari 4,5 meter. Meskipun memiliki ukuran besar, mereka bisa bertahan hidup hingga 70 tahun. Manatee menghabiskan sebagian besar waktu mereka pada tanaman dalam keadaan hangat, perairan dangkal yang kurang lebih dua meter. Manatee adalah herbivora dan karena itu hanya benar-benar memakan tanaman air seperti rumput laut dan ganggang.
 
 
4. Starfish (8mph)
 
Bintang laut umumnya ditemukan dengan lima lengan yang menempel pada cakram pusat. Bintang laut tidak tergantung pada kerangka dan memiliki sistem vaskular air hidrolik yang membantu bintang laut bergerak.
 
 
3. Three-Toed Sloth (0.15mph)
 
Three-Toed Sloth adalah anggota dari genus Bradypus dan keluarga Bradypodidae. Terkenal lambat bergerak, binatang yg malas. Yang berjalan pada kecepatan puncak 0,15 mph. Three-Toed Sloth seukuran dengan anjing kecil, dengan kepala dan tubuh memiliki gabungan tinggi sekitar 60 cm, dan hewan itu beratnya 3,5-4,5 kg.
 
 
2. Giant Tortoise (0.13mph)
 
Kura-kura raksasa merupakan ciri khas dari pulau tropis tertentu. Mereka adalah salah satu hewan di dunia yang paling lama tinggal, dengan rata-rata usia 100 tahun atau lebih. Penyu memiliki kecepatan bervariasi menurut spesies. Kura-kura paling lambat di dunia telah dihitung memiliki kecepatan 0,13 hingga 0,30 mph. Namun, ketika mereka berenang, kecepatannya bisa mencapai 22 mph.
 
 
1. Slug (0.03mph)

Fakta siput menjadi binatang paling lambat di dunia. Dia hanya memiliki kecepatan maksimum 0,03 mph. Membuat mereka mudah untuk ditangkap sejak zaman prasejarah. Tubuh lunak berlendir siput rentan terhadap pengeringan, sehingga siput hidup terbatas pada lingkungan lembab dan harus mundur ke tempat persembunyian ketika cuaca basah ke kering.
 
 
sumber
Read More..